Manfaat Ganja bagi dunia Medis

Terkuak! Ini Manfaat Ganja Yang Jarang Diketahui Masyarakat

Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) semakin hari semakin gencar melakukan operasi pemberantasan Narkoba. Hal ini terungkap ketika semakin banyak selebriti yang terciduk atas dugaan penyalahgunaan zat terlarang yang satu ini. Kasus yang masih hangat yaitu tertangkapnya artis Tora Sudiro dan penyanyi Marcello Tahitoe atau yang biasa kita kenal dengan nama Ello.

Pemanfaatan Ganja sebagai Obat
Pemanfaatan Ganja sebagai Obat

Tora tertangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba dengan memiliki obat psikotropika bermerk Dumolid. Sedangkan Ello tertangkap atas kepemilikan narkoba berupa ganja. Maraknya kasus penyalahgunaan narkoba ini semakin membuat peredaran ganja semakin sulit, namun bukan berarti benar-benar hilang di masyarakat.

Sebab merupakan sebuah rahasia umum bahwa tanama ganja sebenarnya tidak sepenuhnya berbahaya. Pada jaman dahulu tanaman ganja kerap dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Hanya saja kini karena banyaknya penyalahgunaan, banyak negara di dunia yang mengharamkannya dan menganggap peredaran ganja adalah  hal ilegal.

Meski begitu, ternyata penelitian tentang manfaat ganja khususnya bagi kesehatan masih terus dilakukan hingga saat ini. Bahkan sejumlah negara telah memproduksi sejumlah produk kesehatan berbahan dasar ganja, seperti di Inggris misalnya. Namun di Indonesia ternyata pengembangan hal semacam ini masih terbentur oleh Undang-Undang Penyalahgunaan Narkoba.

Terbongkar! Rahasia Tentang Manfaat Ganja Bagi Kesehatan

Ganja merupakan salah satu tanaman yang dilarang pembudidayaan dan peredarannya di banyak negara, terutama. Meski begitu tanaman ganja bahkan dapat tumbuh secara liar meski tanpa perawatan sekalipun. Bahkan di Indonesia, tanaman ganja bisa tumbuh dengan subur di hutaan dan perkebunan liar sekalipun.

Manfaat Ganja bagi dunia Medis
Manfaat Ganja bagi dunia Medis

Akan tetapi banyak juga  yang ternyata membudidayakan tanaman ganja sendiri. Bukan tanpa alasan, sebab ada beberapa orang yang menderita sakit dan menjalani terapi dengan ganja. Ini bukan merupakan alasan yang dibuat-buat, sebab rata-rata mereka sudah tidak kuat menjalani pengobatan secara medis.

Bahkan ada seorang pria yang sampai tersangkut kasus dimana sang istri sampai meninggal dunia karena terapi ganjanya terpaksa distop. Kejadian ini pun menuai kontroversi di kalangan masyarakat, banyak sekali yang membela pria tersebut dan mengutuk institut kepolisian. Berikut adalah manfaat ganja bagi kesehatan yang masih banyak orang  tidak tahu:

  • Alzheimer
  • Anxiety
  • Arthritis
  • Kanker
  • Epilepsi
  • Glaukoma
  • Paru-paru
  • Multiple Sclerosis
  • Mual
  • Parkinson

Viral! Menkes Tak Izinkan Penelitian Ganja di Indonesia

Menkes RI masih belum ijnkan legalisasi ganja
Menkes RI masih belum ijnkan legalisasi ganja

Seperti yang teah disebutkan di atas, pemanfaatan ganja sebagai produk kesehatan di Indonesia masih sangat tabu. Sehingga sebisa mungkin masyarakat menghindari segala bentuk aktivitas yang berhubungan dengan tanaman ganja. Namun dampaknya, penelitian tentang ganja otomatis akan menjadi terhambat. Sebab semakin banyak orang yang takut untuk terlibat dengan ganja karena masih dianggap terlalu tabu.

Belum lagi keterangan yang dikeluarkan Menteri Kesehatan Republik Indonesia saat ini, Prof.Dr.dr. Nila Djuwita F.Moeloek SpM (K). Dalam sebuah wawancara, Nila mengatakan bahwa pemanfaatan ganja sebagai obat hanyalah alasan klise untuk memuluskan legalisasi ganja di tanah air. Hal ini karena menurutnya ganja tidak memiliki efek menyembuhkan, melainkan hanya menenangkan saja seperti morfin.

“Iya, sebagai orang yang berkecimpung di dunia kesehatan saya menolak pemanfaatan ganja sebagai obat. Karena sejauh yang saya ketahui, efek ganja itu hanya sebatas menenangkan saja, sama seperti morfin. Di dunia kesehatan kita juga pakai morfin tapi bukan untuk menyembuhkan, melainkan hanya untuk meredakan sakit. Karena kan kalau sakit sudah tak bisa ditahan itu kan juga terlalu berbahaya,” ujarnya.

“Tapi akhir-akhir ini saya liat juga banyak juga yang menyampaikan aspirasinya untuk memanfaatkan ganja sebagai obat. Bisa saja jika pemerintah telah melakukan peninjauan ulang atas Undang-Undang Penyalahgunaan Narkoba,” lanjut Nila.