Mitos tentang penyaki cacar

Mitos Atau Fakta? Cacar Adalah Wabah Paling Mematikan

Setiap orang pasti pernah merasakan terkena penyakit cacar setidaknya satu kali dalam seumur hidupnya. Penyakit yang satu ini ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah dan berair di sekujur tubuh. Bintik-bintik merah tersebut terasa cukup gatal dan perih sehingga membuat penderitanya sangat ingin menggaruk. Namun jika digaruk, air dari bintik cacar tersebut malah akan menyebar lebih banyak.

Penyakit cacar bisa menyerang anak-anak hingga orang dewasa
Penyakit cacar bisa menyerang anak-anak hingga orang dewasa

Penyakit cacar itu sendiri disebabkan oleh sebuah virus bernama Varicella zoster. Gejala awal seseorang terkena penyakit cacar yaitu ditandai dengan rasa demam, pilek, lemas dan cepat lelah. Dan beberapa hari setelahnya akan muncul bintik-bintik merah pada kulit. Biasanya pertama kali bintik-bintik tersebut muncul di sekitar dada dan perut. Dan hanya menunggu waktu hingga menyebar ke seluruh badan.

Banyak sekali anggapan masyarakat yang beredar soal penyakit cacar ini. Ada yang benar-benar fakta, namun tidak sedikit juga yag hanya merupakan mitos belaka. Hanya saja sudah terlanjur banyak masyarakat yang percaya tentang mitos penyakit cacar tersebut. Sehingga masih banyak yang menganggap mitos seperti jangan mandi ketika sedang terkena penyakit cacar.

Di jaman modern seperti sekarang ini, obat penyakit cacar sudah sangat mudah ditemui. Akan tetapi tidak di jaman dulu ketika penyakit cacar pertama kali merebak. Penyakit cacar termasuk ke dalam wabah virus mematikan kala itu. Yap, mematikan karena banyak sekali korban meninggal akibat cacar karena belum ada obatnya kala itu.

Ini Dia Mitos dan Fakta Soal Penyakit Cacar

Atau misalnya mitos seperti anggapan bahwa penyakit cacar hanya datang sekali dalam seumur hidup. Memang benar setidaknya setiap orang pasti akan terkena penyakit cacar. Namun bukan berarti menutup kemungkinan jika seseorang tidak akan terkena penyakit cacar untuk kedua kalinya. Berikut adalah mitos dan fakta penyakit cacar yang perlu kita ketahui:

Mitos tentang penyaki cacar
Mitos tentang penyaki cacar
  • Tidak Boleh Mandi
    Faktanya, seseorang yang tengah menderita sakit cacar justru harus tetap menjaga kebersihan tubuhnya. Jadi jika anda sakit cacar dan orang terdekat melarang mandi, itu cuma mitos.
  • Menular Lewat Kontak Fisik
    “Jangan dekat-dekat, dia lagi sakit cacar! Nanti ketularan!”. Well, faktanya cacar tidak akan menular hanya dengan kontak fisik. Sistem imun yang menurun merupakan pintu masuk awal penyakit cacar.
  • Sekali Seumur Hidup
    Tidak menutup kemugkinan seseorang yang pernah terkena cacar akan terkena lagi. Seperti yang tadi dijelaskan, jika daya tahan tubuh seseorang sedang rendah maka saat itu lah resiko virus cacar berinkubasi meningkat.
  • Semakin Banyak Bintik, Semakin Cepat Sembuh
    Bintik merah pada cacar itu semakin banyak berarti semakin dekat dengan kesembuhan. Faktanya, bintik merah ini merupakan reaksi dari daya daya tahan tubuh terhadap vaksin yang diberikan untuk melawan virus cacar itu sendiri.

Ini Wabah Penyakit Mematikan, Cacar Nomor Berapa?

Wabah penyakit paling mematikan di dunia
Wabah penyakit paling mematikan di dunia

Asiatic Kolera
Asiatic Cholera (Kolera) bertanggungjawab atas kematian 40 juta jiwa di India pada tahun 1817 dan 1860. Penyakit ini menyerang saluran pencernaan. Penyakit kolera disebabkan oleh bakteri bernama vibrio cholerae. Orang yang terjangkit kolera biasanya memiliki gejala diare, perut keram, mual-mual hingga muntah hingga menyebabkan dehidrasi yang berujung pada kematian.

Flu Spanyol
Fu Spanyol menyebabkan hingga 50 juta orang meninggal di seluruh dunia di tahun 1918-1920. Flu yang satu ini disebabkan oleh virus influenza tipe a subtype H1 N1. Virus ini membuat gejala seperti flu biasa, namun ditambah dengan rasa menggigil dan kelelahan parah. Setelah dua atau tiga hari, biasanya wajah penderita akan berubah menjadi ungu pucat seakan sedang tercekik kehabisan nafas.

Wabah Justinian
Wabah justinian muncul pada masa kekaisaran Bizantium sekitar tahun 541 dengan koban mencapai 100 juta jiwa di seluruh dunia dengan rata-rata 5 orang meninggal dunia setiap harinya. Disebabkan oleh bakteri Yersinia Pestis yang dibawa oleh tikus. Seseorang yang mengidap Justinian akan demam berhari-hari, lalu memunculkan lepuhan besar bernanah hingga kemudian disfungsi organ hingga kematian.

Cacar
Cacar menjadi wabah yang paling mematikan di dunia sepanjang sejarah. Setidaknya 300 hingga 500 juta orang merenggang nyawa pada abad ke 20 karena penyakit cacar. Di Eropa sekitar 60 juta orang termasuk 5 raja yang berkuasa pada abad ke 18 karena cacar. Sedangkan di Amerika cacar bertanggungjawab sebagai penyebab kematian 90 sampai 95% penduduk asli Amerika.