Lucas Silva yang terpaksa pensiun dini karena kelainan Jantung

Bikin Kaget! Ternyata Pemain Sepakbola Ini Sakit Parah

Sehat secara fisik maupun mental merupakan syarat mutlak untuk seseorang bisa menjadi pemain sepakbola profesional. Tingginya intensitas dalam permainan sepakbola menuntut pemain harus memiliki fisik yang prima. Selain itu, panasnya atmosfer kompetisi juga menuntut pemain harus memiliki kesehatan mental yang kuat. Intinya, seorang pesepakbola profesional sangat dekat dengan kesan sehat.

Mario Gotze sempat divonis menderita Myopathy
Mario Gotze sempat divonis menderita Myopathy

Karena itulah sebelum seorang pemain bergabung ke sebuah klub, mereka semua harus melewati serangkaian tes medis. Meski begitu, tetap saja ada beberapa jenis penyakit yang lolos dari pantauan tes medis. Biasanya penyakit tersebut baru terlihat gejalanya ketika seorang pemain telah resmi bergabung dengan klub yang mereka bela tersebut.

Ada banyak macam penyakit yang terlambat diketahui tim kesehatan klub, diantaranya yaitu jantung, kanker, tumor dan masih banyak lagi. Namun kasus yang paling banyak ditemui pada pemain sepakbola profesional yaitu penyakit jantung. Seperti yang dialami sejumlah pemain sepakbola dunia khususnya yang bermain di liga top eropa. Di Liga Inggris misalnya, ada beberapa yang divonis menderita penyakit kronis.

Selain di kompetisi Liga Premier Inggris, ternyata ada juga kompetisi di negara lain yang ternyata pemainnya divonis mengalami sakit kronis. Sebut saja kompetisi seperti Liga Italia, Liga Spanyol bahkan Liga Jerman danLiga Perancis sekalipun. Berikut adalah artikel lengkap tentang deretan pemain sepakbola dunia yang menderita sakit kronis.

Kasihan! Pemain Ini Kehilangan Karir Sepakbolanya Karena Penyakit

Menjadi seorang pemain sepakbola kelas dunia memang harapan setiap orang khususnya kaum pria. Keahlian mengolah bola di lapangan hijau serta popularitas dan penghasilan fantastis, siapa yang tidak menginginkannya. Akan tetapi, ternyata bagi yang sudah berkarir di sepakbola pun masih bisa kehilangan karir mereka. Jadi tidak ada jaminan bahwa jika karir seseorang akan aman bahkan setelah menjadi pemain profesional. Berikut adalah contoh pemain yang terpaksa kehilangan karirnya sebagai pemain sepakbola karena penyakit kronis:

Lucas Silva yang terpaksa pensiun dini karena kelainan Jantung
Lucas Silva yang terpaksa pensiun dini karena kelainan Jantung
  • Eric Abidal
    Bek asal Perancis ini sempat divonis menderita tumor di organ hati nya. Sempat vakum untuk menjalani proses penyembuhan, Abidal akhirnya berhasil menjalani operasi transplantasi hati pada bulan Maret 2011 silam.
  • Lucas Silva
    Tidak banyak yang mengetahui pemain Real Madrid yang satu ini. Baru setengah musim di Santiago Bernabeu, penyakit kelainan jantung Silva baru ketahuan ketika dirinya menjalani tes medis jelang transfer pinjamannya ke Sporting Lisbon.
  • Mario Gotze
    Menjadi pahlawan jerman pada Final Piala Dunia 2014, pemain berpostur mungil ini harus menerima kenyataan bahwa dirinya menderita penyakit Myopathy pada Februari 2017. Beruntung setelah menjalani proses terapi, kini Gotze siap kembali berlaga bersama Borussia Dortmund di Bundesliga musim 2017/2018.
  • Aaron Lennon
    Yang ini adalah kasus pemain yang paling menyayat hati. Sudah lama merasakan asam-manis berlaga di Liga Premier Inggris, Lennon divonis menderita gangguan mental. Krisis yang menderita Lennon karena tergusur dari skuad utama Everton membuat sang pemain mengidap depresi dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa.

Waspada Ancaman Penyakit Pemain Sepakbola Pasca Pensiun !

Osteoarthritis yang mengancam kesehatan pensiunan pesepakbola
Osteoarthritis yang mengancam kesehatan pensiunan pesepakbola

Menjalani karir sebagai pemain sepakbola, tentu seseorang tidak memiliki waktu yang cukup panjang. Sebab industri sepakbola hanya membutuhkan pemain dalam rentang usia 18-35 tahun saja. Ini disebabkan karena pemain berusia di atas 35 tahun tidak lagi memiliki kondisi fisik yang terjamin. Sepakbola merupakan olahraga dengan intensitas yang cukup tinggi dan mengandalkan kekuatan fisik para pemainnya.

Hal ini membuat pemain yang telah pensiun terkadang menjadi sakit-sakitan, sebab mereka terbiasa melakukan aktivitas tinggi saat masih aktif sebagai pemain profesional. Akan tetapi, ketergantungan akan aktivitas fisik ini tidak bisa mereka penuhi karena kondisi fisik mereka tidak lagi memungkinkan utuk melakukannya.

Adalah Osteoarthritis, jenis penyakit yang biasanya menyerang persendian lutut. Sebenarnya penyakit ini bisa menyerang siapa saja, akan tetapi jejak karir mereka sebagai atlet membuat resiko terkena penyakit Osteoarthritis ini menjadi lebih tinggi. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian berjudul ‘Knee and Ankle Osteoarthritis in Former Elite Soccer Players’ yang diadakan pada tahun 2002-2012 silam.